Book Review: Matilda

Cover
Cover

Judul: Matilda

Penulis: Roald Dahl

Ilustrasi: Quentin Blake

Alih-bahasa: Agus Setiadi

Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama

Tebal: 264 halaman

Cetakan ke-6, Januari 2010

Sebagai pencinta buku anak, saya merasa sedikit “kecolongan” karena baru membaca Matilda beberapa saat yang lalu. Nama Roald Dahl (sang penulis) bukanlah nama yang asing buat saya, sayangnya saya belum pernah tertarik untuk membeli bukunya. Bahkan, secara jujur saya katakan bahwa saya belum pernah menonton film-film yang diadaptasi dari karya Roald Dahl. Ya, termasuk Charlie and The Chocolate Factory.

Nah, saya rasa cukup cerita tentang saya. Saya akan bercerita tentang Matilda, novel yang membuat saya akhirnya jatuh cinta kepada karya Roald Dahl.

Judul buku ini diambil dari nama sang tokoh utama, Matilda Wormwood atau biasa dipanggil “Matilda”. Dikisahkan Matilda adalah anak dengan tingkat kecerdasan yang jauh di atas anak-anak seumurnya. Sayangnya, kedua orangtuanya terkesan acuh-tak acuh terhadap kenyataan tersebut. Bahkan, mereka menganggap Matilda menyebalkan, mengganggu dan sok tahu, tidak lebih menyenangkan daripada ketombe!

Untunglah Matilda yang cerdik bisa tahan untuk berhadapan dengan kedua orangtua yang menjengkelkan. Saat akhirnya dia bersekolah, dia bertemu dengan teman-teman yang menyenangkan, termasuk Miss Honey, wali kelasnya yang baik hati. Kehidupan Matilda yang sudah ‘tidak-biasa’ kembali diperumit dengan kehadiran Miss Trunchbull, kepala sekolahnya yang kejam. Tapi, berkat Miss Truncbull pula, Matilda bisa menemukan hal-hal yang akan menuntunnya dalam membuat perubahan besar dalam sekolahnya, Miss Honey, bahkan kehidupan Matilda sendiri!

Roald Dahl berhasil membuat saya tercengang dan tidak sanggup melepaskan buku ini dari genggaman saya sampai ceritanya berakhir. Satu kata: hebat! Cara dia menjelaskan hal dengan mendetail tapi tidak membosankan. Dia bisa membuat kita mampu terhanyut dalam cerita tanpa menjadi bosan karena detail yang tidak perlu.

Tokoh favorit saya adalah Bruce Bogtrotter, sang pencuri kue yang berhasil mencuri perhatian saya karena ketabahannya. Mau tak mau, saya tersenyum geli saat melihat Bruce yang digambar dengan apik oleh Quentin Blake. Kalau saya bertemu dengannya dalam kehidupan nyata, saya pasti tidak sabar ingin mencubit pipinya gemas.

Kalimat favorit saya berasal dari Mrs. Wormwood. Ya, beliau adalah ibu Matilda yang bertingkah menyebalkan dan dungu, menurut saya. Tapi, kalimatnya berikut ini sangat menyentuh saya.

Kaum lelaki memang tidak selalu sepintar anggapan mereka sendiri. Itu akan kau ketahui jika kau nanti sudah agak lebih besar, anakku.” – hal. 69

Nah, selamat membaca!

Lots of love, ♥ ZP ♥

Rate: ♥ ♥ ♥ ♥ ♥

8 thoughts on “Book Review: Matilda

  1. Wah, bintang 5 untuk Matilda. Waktu di Pesta Buku Gramedia, udah mau beli Matilda ini. Ternyata nggak dijual satuan, harus satu set. Padahal boxsetnya 110k aja. Sayang waktu itu lagi miris -___- haha. Suka sama review-review Road Dahl nya mbak :))

    Like

  2. Jenny

    Toss…..saya juga suka buku anak,tapi terutama yang terjemahan. Sudah pernah baca bukunya erich kastner belum, yang judulnya kelas terbang. Highly recommended deh. Hehehe…….Selain itu karangan beliau lainnya Lotte rangkap dua,emil detektif cilik.

    Like

  3. Suka sama cerita-ceritanya Road Dahl, lebih suka juga cover GPU yang ini, lebih unyu. Kalau versi cover aslinya (atau mungkin entah cover mana) tetap lucu, tapi orangnya nyata, aku lebih suka yang kartun gitu 😀

    Like

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s