[Book Kaleidoscope 2013] Top Five Memorable Quotes

Hi!

Buat yang mungkin belum ngeh, kemarin saya membicarakan lima cowok impian saya di Top Five Book Boy Friends. Hari kedua, saatnya membicarakan quote yang paling berkesan dari buku yang dibaca sepanjang tahun.
Oh ya, sebelum saya lupa, silahkan mampir ke blog Kak Fanda yaa kalau pengen ikutan juga. Biar tahu aturan mainnya dan tidak sesat di jalan 😀

Tanpa banyak basa-basi lagi, saya sharing yaa apa aja sih quotes yang susah saya lupakan untuk tahun ini:

5. Quote from Always with Me

“…Takdir hanyalah alasan saja. Tuhan tidak berbuat apa-apa, itu hanyalah pilihan manusia.” – hlm.  172

Saya pernah membahas soal ini juga di blog pribadi saya: Jodoh? Saya percaya bahwa manusia punya kehendak bebas. Bahwa kita sendiri yang menentukan apa yang akan kita lakukan. Menentukan apa yang kita rasakan.

Tentu,ada campur tangan Tuhan dalam segala hal yang terjadi dalam hidup kita. Tapi, seringnya sih, manusia ya itu tadi, beralasan aja atas nama takdir. Padahal, sebenarnya itu akibat pilihannya sendiri.

4. Quote from Kamus Sang Kekasih

tenet. kb. keyakinan; prinsip.
Di penghujung film Prancis itu, sang kekasih bernyanyi, “Cintai aku lebih sedikit, namun cintai aku untuk waktu yang lama.”

Saya merasa tersentuh saat membaca paragraf tersebut. Rasanya seperti mendengarkan apa yang ada dalam benak saya tapi tak terucap. Terangkum dengan sederhana namun indah.

Apalah arti dicinta dengan berlimpah untuk waktu yang singkat? Saya selalu percaya bahwa banyak tidaklah selalu berarti baik. Jujur dan setia, itulah yang dicari ~kemudian geli sendiri, serasa lagi nyari security #abaikan

3. Quote from The Not So Amazing Life of @amrazing

Sometimes, acceptance is the hardest thing to do. Not because we can’t, but because we just don’t want to. We hold on to things that are no longer there, because we’re not ready to let go – hal. 211

Haruskah saya menjelaskan kenapa quote tersebut sangat menyentuh saya?

Quote ini akan berhubungan dengan quote yang saya suka di urutan kedua. Penyangkalan adalah musuh yang besar untuk kita yang hendak bergerak maju.

Menyangkal bahwa kita tidak perlu lagi menunggu dengan berkata bahwa masih ada harapan. Menolak beranjak, bersikeras masih ada alasan untuk tinggal.

Padahal, melepaskan bukan berarti kehilangan. Pergi bukan berarti tak pernah ada. Just like one of my favourite song, “Sometimes..there’s good in good bye,”

2. Quote from Simple Thinking about Blood Type

“Konflik banyak orang sepertinya berawal dari keserakahan terlalu berlebihan.

Keserakahan untuk menjadi lebih dari sekadar teman.

Keserakahan untuk tetap bersama orang-orang yang akan meninggalkannya.

Keserakahan untuk tetap berada di dalam hati seseorang.”

Saat membaca ini, saya rasanya pengen banting buku itu ke tanah karena gemas, jengkel tapi kok rasanya.. benar?

Dengan gambar dan kalimat yang sederhana, pesan yang hendak disampaikan langsung mengena kepada saya.

Atau, saya saja yang terlalu mendayu-dayu? 😛

1. Quote from Pergi

“Menangislah saat kamu perlu dan tertawalah pada saatnya. Itu akan menjaga kamu tetap waras.” -hlm.445

Ini posting reviewnya baru bisa nongol pas tanggal 31 nanti, jadi harap bersabar ya (sok eksis iya, zel.. :P)

Terkadang kita sibuk mencari cara agar tetap waras. Padahal, caranya sederhana. Jujur pada diri sendiri dan melakukan apa yang ingin kita lakukan. No worries, all is well.

Okay, itu dia quote yang saya suka dari bacaan pada tahun ini. Kalau kamu, apa? ^^

Lots of Love, ♥ ZP ♥

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s