Dan hujan turun lagi

Tak berhenti bertanya, “Mengapa harus?”

Selalu memikirkan, “Kapan berhenti?”

Saat hujan turun, itulah saat aku merasa berkawan dalam merindumu

Lewat rintik hujan, langit seolah memberi ijin aku untuk membisu

Mengingatmu dalam sepi

 

Dan lewat angin yang dingin menerpaku, aku diingatkan kembali

Bahwa hangatnya cinta ini selalu kunikmati sendiri

 

Tetap saja aku merindu

Walau tahu harus berhenti

 

Yang tak aku tahu adalah mengapa harus

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s