Dare to Say! [12]

Selamat datang di Dare to Say edisi 12!

Tak terasa, sudah satu tahun dari kali pertama saya publish tentang Dare to Say. Beberapa perubahan juga sudah diterapkan yang semoga saja menambah semangat dari teman-teman untuk ikutan ^^

Kebetulan, bulan Januari ini BBI punya tema Opini Bareng yang senada dengan ide dari Dare to Say. Temanya, Ekspetasi. Jadi, saya gabung saja dengan Opini Bareng, deh. *salim ke teman-teman Div. Event

Sekarang, langsung saja saya menceritakan buku yang tidak sesuai dengan perkiraan awal saya.

 

Rate awal: 3*

Saya tidak ingat dengan jelas apa yang menyebabkan saya bisa terdampar ke laman tentang buku ini di Goodreads. Yang jelas, saya kegirangan saat tahu Kak Ira punya buku ini.

Langsung saja saya pinjam buku ini untuk proyek Buku Jalan-jalan kami yang ketujuh.

Saya sudah tahu bahwa penulis buku ini adalah penulis buku Dunia Sophie, buku yang terkenal dengan “keabsurdan” dan salah satu buku yang saya rasa tidak akan saya baca dalam waktu dekat ini.

Mungkin 5 tahun lagi? 😐

Meski demikian, saya berharap bahwa buku Gadis Jeruk sedikit “ringan”. Apalagi ide ceritanya sangat menarik.

Saya membayangkan buku ini akan membuat saya merasakan sebuah sensasi dalam hubungan anak dengan ayahnya yang sudah meninggal.

Ternyata, saya malah menjadi bosan. Saya memang bisa merasakan bagaimana ayah dari Georg sangat mencintai Gadis Jeruk, tapi hanyalah itu yang saya rasakan.

Mungkin ‘kuatnya hubungan’ George dan ayahnya tidak saya rasakan karena saya sudah terlanjur bosan.

Saya sudah menuliskan review saya tentang buku ini diΒ sini. Silahkan dibaca, ya πŸ™‚

Rating akhir: 2*

Pada akhirnya, saya sepenuhnya sadar bahwa buku tersebut bukanlah buku yang jelek. It just not my cup of tea.

Setiap buku/tulisan memiliki pembacanya sendiri. Rasanya, saya dan om Jostein perlu lebih saling mengenal lagi.

Kamu ingin ikutan berbagi juga, seperti yang sudah saya lakukan? Silahkan!

  • FollowΒ Book-admirerΒ atau tambahkan di blogroll kamu. Bisa juga follow lewat email
  • Buat posting tentang buku yang kamu baca dan ternyata tidak sesuai dugaan, harapan, rating GR, rekomendasi teman, baik lebih bagus atau lebih jelek. Kasih tau apa yang awalnya kamu harapkan (rating awal) dan apa yang kamu dapatkan (rating akhir). Underrated or overrated? πŸ˜€
  • Oh ya, boleh juga kok kalau kamu mau share pengalaman kamu tentang komen yang muncul soal buku yang udah kamu baca/review. Banyak yang menganggap kamu menilai suatu buku terlalu rendah/tinggi? Silahkan sampaikan pembelaanmu dengan baik πŸ˜›
  • Submit link dari postingan kamu di kolom komentar post Dare to Say per bulannya. Kalau mau, boleh tambahkan button β€˜Dare to Say’ juga di postinganmu πŸ˜€
  • Posting bulan Februari 2015 akan dilaksanakan tanggal 23 Februari 2015. Make sure you’ve marked your calendar! πŸ˜‰
  • Jadwal posting tahun 2015 bisa cek di sini. Tapi, masih ditunggu sampai dengan akhir bulan untuk share postingnya πŸ™‚
  • Penasaran pengen baca pengakuan para pembaca buku, kan? Rajin-rajin ya, berkunjung ke sesama peserta! πŸ˜‰

Cheers!

10 thoughts on “Dare to Say! [12]

  1. Pingback: Dare to Say! #10 – Seri dan Keki | Ira Book Lover

      1. Iyap, setelah baca Cecillia dan Malaikat Ariel aku baru kenal sama Dunia Sophie.

        Iyah, buku nya tebel banget dan penuh dengan sejarah filsafat. Tapi endingnya seru. Cuma tengah-tengahnya aj bikin ngantuk πŸ˜€

        Like

        1. eh ralat dink, ternyata menurut blog, aku emang duluan baca dunia sophie drpd cecilia, lah kok aku ingatnya baca cecilia duluan yak? *tetibapikun* (─‿‿─)

          Like

  2. Pingback: 2015: My Year in Books | Book-admirer

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s